Langkah Berani Jambi Kembangkan Gandum: Kerinci dan Merangin Jadi Pionir Dataran Tinggi Indonesia
Agam- Inovasi pertanian kembali menggema dari Jambi. Setelah kunjungan Menteri Pertanian RI ke Kabupaten Kerinci beberapa waktu lalu, pemerintah daerah didorong untuk mengembangkan komoditas baru: tanaman gandum, di wilayah dataran tinggi. Kabupaten Kerinci dan Merangin pun ditetapkan sebagai lokasi awal pengembangan karena memiliki topografi di atas 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang cocok untuk budidaya gandum. (6/8/2025)
Merespons cepat arahan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas TPHP bersama BRMP Jambi segera melakukan studi dan penjajakan lapangan ke lokasi pertanaman gandum yang sudah berjalan di wilayah Sumatera Barat, tepatnya di Nagari Sungai Batang, Kabupaten Agam.
Kunjungan ini dipimpin oleh Kadis TPHP Provinsi Jambi Ir. Rumusdar, didampingi oleh Hery Nugroho, SP., MP (perwakilan BRMP Jambi), dan Kabid Tanaman Pangan Ir. Yudi Margustian. Kadis Menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh bimbingan dalam pengembangan gandum di kabupaten kerinci dan merangin.
“Kami tidak ingin sekadar mengikuti tren, tetapi benar-benar menyiapkan langkah yang terukur dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kami datang langsung untuk melihat dan belajar dari daerah yang sudah lebih dulu mengembangkan gandum, agar Jambi bisa menghindari kesalahan awal dan langsung menerapkan praktik terbaik,” ujar Ir. Rumusdar saat meninjau langsung lahan percobaan gandum di Agam.
Provinsi Jambi akan segera menindakllanjuti dengan Demplot percontohan akan segera disiapkan di lahan potensial milik petani di Kerinci dan Merangin. Pendampingan teknis intensif akan melibatkan BRMP Jambi, Dinas Kabupaten dan BPSPT dari Provinsi Jambi serta Pemilihan varietas akan menyesuaikan dengan ketinggian dan kondisi lahan, dimulai dengan GURI 6 untuk dataran tinggi. Mereka juga melakukan koordinasi teknis ke UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura, Bukit Tinggi, yang menjadi pusat sertifikasi benih di Sumatera Barat.
Menurut Prof. Irfan Suliansyah dari Universitas Andalas, lokasi pertanaman gandum di Nagari Sungai Batang berada pada ketinggian sekitar 700 mdpl atau dataran menengah. Di sana saat ini sedang diuji coba 30–40 galur hasil persilangan yang dirancang untuk toleran terhadap kondisi tropis dataran menengah.
“Untuk tahap awal, daerah seperti Kerinci dan Merangin yang berada di atas 1000 mdpl lebih aman menanam varietas gandum dataran tinggi yang sudah dirilis dan terbukti berkembang baik,” ujar Prof. Irfan.
Salah satu varietas unggulan adalah GURI 6, yang direkomendasikan untuk lahan dataran tinggi. Varietas ini memiliki potensi hasil hingga 5,3 ton/ha, dengan rata-rata hasil 3,2 ton/ha, menjadikannya pilihan strategis untuk tahap perkenalan kepada petani.
Kabid Tanaman Pangan TPHP Jambi, Yudi Margustian, yang untuk pertama kalinya melihat langsung tanaman gandum di lapangan, menyatakan optimisme tinggi terhadap potensi pengembangan gandum di Jambi.
“Kami siap mendampingi daerah untuk mempersiapkan petugas teknis yang andal. Mulai dari perencanaan, pelatihan, penanaman, hingga pascapanen, semua akan disiapkan dari hulu ke hilir dengan matang,” tegas Yudi.
Hery Nugroho dari BRMP Jambi menyampaikan bahwa hanya dalam waktu dua minggu setelah arahan langsung dari Menteri Pertanian RI, pihaknya bersama Dinas TPHP Provinsi Jambi langsung menindaklanjuti dengan aksi konkret di lapangan.
“Kami bergerak cepat karena melihat potensi besar yang dimiliki Jambi, khususnya di wilayah dataran tinggi seperti Kerinci dan Merangin. Langkah ini tentu sangat sejalan dengan upaya nasional dalam mendukung program ketahanan pangan, terutama melalui pengembangan komoditas strategis seperti gandum yang selama ini masih sangat bergantung pada impor,” ujar Hery.
Langkah berani ini menjadikan Provinsi Jambi sebagai pionir pengembangan gandum tropis di dataran tinggi Indonesia. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, serta dukungan dari lembaga riset dan pengawasan benih, mimpi Indonesia menanam gandum sendiri kini mulai tumbuh dari tanah Jambi.